Peranan Guru PAI Dalam Mengatasi Perilaku Bullying di SMA Negeri 16 Kota Makassar

Authors

  • maulana ilham Universitas Muhammadiyah Makassar Author
  • ferdinan ferdinan Universitas Muhammadiyah Makassar Author
  • M. Amin Author

Keywords:

Peran Guru, Pendidian Agama Islam, perilaku bullying

Abstract

Penelitian ini bertujuan, untuk mengetahui bagaimana peran guru Pendidikan agama Islam dalam mengatasi Bullying di SMA Negeri 16 Kota Makassar, untuk mengetahui perilaku Bullying yang ada di SMA Negeri 16 Kota Makassar dan faktor pendukung dan penghambat dalam menangani Bullying di SMA Negeri 16 Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah field research dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Objek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan yaitu dengan melalui pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini bahwa 1) Perilaku Bullying yang terjadi di SMA Negeri 16 Kota Makassar terdapat dua jenis, yaitu Bullying secara fisik dan non fisik . Contoh perilaku Bullying fisik yang dilakukan beberapa siswa seperti, memukul teman saat sedang belajar, dan contoh Bullying non fisik mengejek atau mengolok-olok fisik temannya dengan sebutan “hitam-hitam, rambutnya keriting” dan lain-lain. Hal ini membuktikan bahwa di sekolah tersebut masih saja terjadi kasus Bullying yang perlu ditangani oleh para guru khususnya guru PAI. 2) Peranan guru PAI dalam mengatasi perilaku Bullying di SMA Negeri 16 Kota Makassar sudah baik. Namun, beberapa siswa kurang dalam memahami peran-peran yang dilakukan guru PAI dalam menindak lanjuti penanganan perilaku Bullying di sekolah tersebut. Guru berperan sebagai fasilitator, guru akan memberikan pelayanan, fasilitas atau kemudahan dalam kegiatan proses pembelajaran, misalnya saja dengan menciptakan suasana kegiatan pembelajaran yang serasi dengan perkembangan siswa, maka proses pembelajaran akan berlangsung secara efektif, sehingga tujuan pembelajaran akan tercapai secara optimal.  3) Faktor pendukung dalam menangani perilaku Bullying di sekolah yaitu terjalinnya hubungan yang baik antara siswa dan para guru, khususnya dengan guru PAI. Dengan adanya metode menarik yang dilakukan guru PAI saat sedang belajar maka siswa-siswi akan lebih memahami nasehat yang disampaikan melalui materi pembelajaran yang diberikan di dalam kelas. Faktor penghambat dalam menangani perilaku Bullying di sekolah yaitu para siswa yang susah menerima kritik dan saran dari para guru maupun pihak sekolah lainnya. Siswa-siswi mendapatkan pengaruh buruk dari lingkungannya, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan rumah yang akibatnya di aplikasikanlah di lingkungan sekolah dan mengganggu ketenangan dan kenyamanan teman-temannya di sekolah.

Published

2024-09-03

Issue

Section

Articles

How to Cite

Peranan Guru PAI Dalam Mengatasi Perilaku Bullying di SMA Negeri 16 Kota Makassar. (2024). Synthesis Journal: Jurnal Publikasi Ilmiah, 1(2). https://synthesisjournal.com/index.php/JPI/article/view/22